SUKOHARJO, WARTA GLOBAL - PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), perusahaan tekstil yang sebelumnya dinyatakan pailit, dikabarkan akan kembali beroperasi setelah Lebaran tahun ini. Kabar ini muncul menyusul penandatanganan kontrak kerja dengan investor baru yang berencana mengaktifkan kembali beberapa sektor produksi, termasuk Weaving, Garmen, dan Finishing.
Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) PT Sritex, Widada, mengonfirmasi adanya kontrak kerja baru dengan investor. Namun, ia menepis informasi bahwa pabrik akan beroperasi sebelum Lebaran, menyatakan bahwa kemungkinan besar operasional akan dimulai setelah Lebaran. Meskipun demikian, Widada belum dapat memastikan tanggal pasti dimulainya produksi kembali.
Kembalinya operasional Sritex membawa harapan bagi ribuan mantan karyawan yang sebelumnya terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal. Investor baru disebut telah mencapai kesepakatan dengan sejumlah mantan pekerja untuk kembali mengisi posisi di lini produksi.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, juga memastikan bahwa eks karyawan PT Sritex telah menandatangani kontrak kerja dengan investor baru. Namun, ia belum dapat memberikan kepastian mengenai kapan pabrik akan mulai beroperasi kembali, mengingat masih diperlukan berbagai persiapan sebelum produksi dapat dimulai.
Dengan rencana beroperasinya kembali Sritex, diharapkan perusahaan ini dapat kembali berkontribusi pada industri tekstil nasional dan memberikan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.
Vian
No comments:
Post a Comment